Bab 2 dari 10 · Masalah & Kebutuhan
Analisis Kebutuhan (Requirement Analysis)
Analisis kebutuhan dilakukan untuk mengetahui fungsi dan kualitas yang harus dimiliki BantuBelajar agar dapat memenuhi kebutuhan pengguna. Pada aplikasi ini, pengguna utama terdiri atas Relawan Tutor, Mitra Belajar, dan Admin. Anak-anak merupakan penerima manfaat kegiatan, sedangkan proses administrasi dilakukan oleh pihak lembaga yang mendampingi mereka.
2.1 Identifikasi Pengguna
A. Relawan Tutor
Relawan Tutor adalah mahasiswa, guru, praktisi, atau masyarakat umum yang ingin memberikan pendampingan belajar secara sukarela.
Kebutuhan Relawan Tutor meliputi:
Membuat akun dan melengkapi profil.
Mencantumkan mata pelajaran yang dikuasai.
Mengisi pengalaman yang relevan dan ketersediaan waktu.
Melihat daftar kebutuhan tutor dari lembaga.
Mengajukan diri untuk mengikuti kegiatan.
Melihat status persetujuan dan jadwal kegiatan.
Melihat riwayat kehadiran serta kontribusi yang telah diverifikasi.
Melaporkan kendala selama kegiatan berlangsung.
B. Mitra Belajar
Mitra Belajar adalah pengurus panti asuhan, rumah singgah, atau komunitas sosial yang menaungi anak-anak dan membutuhkan bantuan tenaga pengajar.
Kebutuhan Mitra Belajar meliputi:
Mendaftarkan dan memverifikasi identitas lembaga.
Melengkapi profil lembaga dan kontak penanggung jawab.
Membuat pengumuman kebutuhan tutor.
Menentukan mata pelajaran, jumlah anak, jadwal, dan lokasi kegiatan.
Melihat profil serta pengajuan calon relawan.
Menyetujui atau menolak pengajuan.
Mengelola jadwal dan mencatat kehadiran relawan.
Mengisi laporan serta evaluasi kegiatan.
C. Admin
Admin adalah pihak yang mengelola operasional platform dan memastikan pengguna mengikuti ketentuan yang berlaku.
Kebutuhan Admin meliputi:
Memverifikasi akun relawan dan lembaga.
Mengelola data pengguna dan status akun.
Memantau pengumuman serta pelaksanaan kegiatan.
Menangani pengaduan dan laporan pelanggaran.
Menonaktifkan akun yang melanggar aturan.
Mengakses rekap kegiatan untuk evaluasi operasional.
2.2 Kebutuhan Fungsional
Kebutuhan fungsional merupakan fungsi yang harus dapat dijalankan oleh sistem.
| Kebutuhan | Penjelasan |
|---|---|
| Registrasi dan login | Pengguna dapat membuat akun dan masuk ke aplikasi. |
| Pengelolaan profil | Relawan dan mitra dapat melengkapi serta memperbarui profil sesuai perannya. |
| Verifikasi akun | Admin dapat memverifikasi relawan dan lembaga sebelum mereka mengikuti kegiatan. |
| Publikasi kebutuhan tutor | Mitra dapat membuat, mengubah, dan menutup pengumuman kebutuhan pengajar. |
| Pencarian kegiatan | Relawan dapat mencari kebutuhan tutor berdasarkan mata pelajaran, jadwal, dan lokasi. |
| Pengajuan relawan | Relawan dapat mengajukan diri pada kegiatan yang tersedia. |
| Persetujuan pengajuan | Mitra dapat meninjau profil dan menerima atau menolak pengajuan relawan. |
| Pengelolaan jadwal | Sistem menampilkan jadwal dan status kegiatan yang telah dikonfirmasi. |
| Pencatatan kehadiran | Penanggung jawab mitra dapat mencatat dan memverifikasi kehadiran relawan. |
| Laporan kegiatan | Relawan dan mitra dapat mengisi laporan setelah kegiatan berlangsung. |
| Riwayat kontribusi | Relawan dapat melihat kegiatan dan durasi kontribusi yang telah diverifikasi. |
| Pengaduan | Pengguna dapat melaporkan kendala atau pelanggaran untuk ditindaklanjuti admin. |
2.3 Kebutuhan Nonfungsional
a. Keamanan
Sistem harus melindungi akun, menerapkan hak akses sesuai peran, melakukan validasi data, dan menggunakan koneksi yang aman. Informasi pribadi anak harus dibatasi dan tidak ditampilkan secara terbuka.
b. Kemudahan penggunaan
Antarmuka harus mudah dipahami, menggunakan bahasa Indonesia, dan memiliki navigasi yang jelas bagi relawan maupun pengurus lembaga.
c. Kinerja
Aplikasi harus mampu menampilkan daftar kegiatan, memproses pengajuan, dan menyimpan perubahan data dengan waktu respons yang wajar pada jaringan yang memadai.
d. Kompatibilitas
Aplikasi dirancang menggunakan pendekatan mobile-hybrid. Versi awal dapat difokuskan pada Android, dengan kemungkinan pengembangan ke platform lain setelah kebutuhan dan kompatibilitasnya dievaluasi.
e. Keandalan
Sistem harus menjaga konsistensi status pengajuan, jadwal, dan kehadiran. Perubahan data harus tersimpan dengan benar dan tidak menimbulkan pengajuan ganda yang tidak diperbolehkan.
f. Pemeliharaan
Kode program dan database harus disusun secara terstruktur agar kesalahan dapat diperbaiki dan fitur baru dapat ditambahkan secara bertahap.
g. Privasi dan perlindungan anak
Sistem harus membatasi pengumpulan data anak, mengatur akses informasi berdasarkan kewenangan, serta menyediakan prosedur pengawasan dan penanganan masalah selama kegiatan.
2.4 Batasan Pengembangan Versi Awal
Versi awal BantuBelajar berfokus pada registrasi, verifikasi akun, profil lembaga, publikasi kebutuhan tutor, pencarian kegiatan, pengajuan relawan, persetujuan, penjadwalan, pencatatan kehadiran, dan laporan kegiatan.
Fitur kelas daring, video conference, rekomendasi berbasis kecerdasan buatan, dan pengelolaan materi belajar digital belum menjadi prioritas. Pembatasan ini dilakukan agar pengembangan dapat berfokus pada masalah utama, yaitu mempertemukan lembaga yang membutuhkan pengajar dengan relawan yang bersedia membantu.